Home / Akidah / Amalan Penghapus Dosa #TAUHID

Amalan Penghapus Dosa #TAUHID

Siapa hamba yang tidak menginginkan dosa-dosa selama hidup di dunia agar diampuni? Tentu sekecil apapun dosa kita, kita selalu berharap agar semua dosa diampuni, baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Ternyata, salah satu cara agar dosa terhapus dan diampuni adalah dengan memiliki tauhid yang benar. Dan inilah salah satu keutamaan tauhid yang agung.

Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezaliman (syirik), mereka itulah yang mendapat keamanan dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS. Al An‘am : 82)

Ketika ayat ini turun, para Sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, siapakah diantara kami yang tidak pernah berbuat zalim?” Beliau menjawab, “Maksud ayat ini bukanlah seperti yang kalian katakan, akan tetapi yang dimaksud dengan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezaliman, adalah syirik. Tidakkah kalian mendengar perkataan Luqman kepada anaknya, ‘Wahai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya syirik adalah kezaliman yang sangat besar’?” (HR. Bukhari)

Seseorang yang terjatuh dalam syirik besar dan tiada bertaubat sebelum ajal menjemput, maka Allah telah menjanjikan kekekalan di neraka. Adapun jika seseorang yang melakukan perbuatan dosa dan zalim terhadap diri sendiri ataupun orang lain, namun tidak pernah terjatuh dalam syirik besar atau jika sudah melakukan tetapi sudah bertaubat, maka ia akan tetap dibalas (sesuai dengan kadar dosanya), namun balasan tersebut tidaklah kekal di neraka.

Tauhid adalah sebab terbesar dihapuskannya dosa seorang hamba. Dalam hadits Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam disebutkan :
“Akan dipanggil seseorang dari umatku pada hari kiamat di hadapan semua manusia, lalu ditampakkan kepadanya 99 catatatn, setiap catatan sejauh mata memandang. Kemudian Allah Tabaraka wa ta’ala berfirman kepadanya, “Apakah kamu mengingkari semua (dosa) ini?” Ia berkata, “Tidak ya Rabb.” Allah berfirman, “Apakah para malaikat pencatat amal menzhalimimu?” Kemudian Allah berfirman, “Apakah kamu mempunyai kebaikan?” Sang hamba merasa ketakutan dan berkata, “Tidak ada.” Allah Ta’ala berfirman, “Ya, sesungguhnya kamu mempunyai kebaikan di sisi Kami, dan sesungguhnya kamu tidak akan dizalimi.” Lalu dikeluarkan sebuah kartu bertuliskan: “Asyhadu Allaa ilaaha illallaah wa Asyhadu anna Muhammad Abduhu wa Rasuluhu.” Sang hamba berkata, “Ya Rabb, apa nilai ini dibandingkan dengan catatan-catatan tersebut? Allah berfirman, “Sesungguhnya kamu tidak akan dizalimi.” Lalu diletakkanlah catatan-catatan itu dalam sebuah neraca dan kartu tersebut dalam neraca lainnya, ternyata catatan-catatan itu menjadi ringan dan kartu menjadi berat.” (HR. Ibnu Majah)

Kemurnian tauhid seseorang mampu melebur dosa dan kesalahannya di dunia yang sangat banyak walau sebesar bumi. Dalam sebuah hadits qudsi disebutkan :
“Dari Anas bin Malik, ia berkata, aku mendengar Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Allah Tabaraka wa ta’ala berfirman: “Wahai anak Adam, sesungguhnya selama kamu berdoa dan berharap kepada-Ku, Aku akan ampuni dosamu, tidak peduli berapapun banyaknya. Wahai anak Adam, kalaulah dosamu sampai ke awang-awang langit, kemudian kamu memohon ampun kepada-Ku, akan Aku ampuni dan aku tidak peduli berapa pun banyaknya dosamu. Wahai anak Adam, sesungguhnya jika kamu datang kepada-Ku dengan membawa dosa sepenuh bumi, kemudian kamu bertemu dengan-Ku dalam keadaan tidak mempersekutukan-Ku sedikit pun, maka Aku akan datang kepadamu dengan membawa ampunan sepenuh itu pula”. (HR. At-Tirmidzi)

About ZulkifliMA

Check Also

QURBAN BERSAMA PENGHAFAL QUR’AN

?MARI BERQURBAN? Bersama Para Penghafal dan Pejuang Qur’an ? ? Dari Abu Hurairah, Rasulullah Shalallahu’alaihi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *