miras-7

Merajalelanya Minum-Minuman Keras dan Kehalalannya

Dari ‘Ubadah bin Ash-Shamit radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata, “Rasulullah bersabda:

“Sungguh, akan ada sekelompok dari umatku yang menghalalkan khamr, (mereka menamakannya) dengan nama yang mereka tetapkan untuknya.” (Sunan Ibnu Majah)

Dalam riwayat lain, Rasulullah Shalallahu ‘Alayhi wa Sallam menghubungkan fenomena khamr berhubungan erat dengan fenomena artis dan musik. Ketiganya merupakan tanda-tanda dimana janji Allah akan mendatangkan hujan meteor, pembenaman di muka bumi dan perubahan wajah manusia (mutasi) akan segera terjadi. Hal itu sebagaimana yang dijelaskan dalam riwayat berikut:

“Di akhir zaman akan terjadi pembenaman bumi, hujan batu, dan pengubahan rupa. “Beliau ditanya: “Kapan itu terjadi, wahai Rasulullah?” Beliau bersabda, “Apabila musik dan para penyanyi telah begitu marak.” (HR. Ibnu Majah & Thabrani)

Salah satu fenomena keburukan akhlak manusia yang menjadi isyarat dekatnya akhir zaman adalah merajalelanya khamr. Khamr dengan segala nama baru yang disematkan atasnya telah menjadi produk yang banyak dikonsumsi oleh manusia-manusia tersesat di akhir zaman. meskipun upaya untuk memberantasnya sudah seringkali dilakukan. Tapi begitu banyak yang melindunginya atas dasar uang. Hanya pedagang-pedagang kecil yang dirazia, sementara pabrik dan bandar kelas atasnya tetap bebas beroperasi dan bahkan diselamatkan.

Fenomena narkoba dan miras yang menjangkiti hampir semua kalangan. Mari kita hitung jumlah cafe, bar, diskotik, hotel, restaurant, dan pusat-pusat hiburan, hampir semuanya menyediakan. Untuk orang-orang yang tak mampu membelinya, ada alternatif lain, dengan mengoplos obat-obatan sehingga menimbulkan efek mabuk yang seringkali berujung kepada kematian.

Wal ‘iyadzu billah

 

About ZulkifliMA

Pria kelahiran Pariaman, 15 Nopember 1974 M yang akrab disapa dengan panggilan Ustadz Zul ini memiliki nama lengkap Zulkifli Muhammad Ali. Pemilik situs Zulkiflima.com ini menyelesaikan program pendidikan tingkat kuliahnya di Al-Azhar, Mesir, kemudian melanjutkan studynya di Tripoli, Libiya. Beliau aktif di pengkaderan generasi muda peka ilmu, guna mempersiapkan generasi mendatang yang lebih baik. Selengkapnya tengang beliau, bisa dibaca di sini.

Check Also

2-2

Bangga Menjadi Ummat Muhammad SAW #2

bangga-menjadi-umat-nabi

Bangga Menjadi Ummat Muhammad SAW #1

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *