Home / Akidah / Menolak Fitnah Dajjal dengan Al-Kahfi (beserta sunnah membacanya di hari Jum’at)

Menolak Fitnah Dajjal dengan Al-Kahfi (beserta sunnah membacanya di hari Jum’at)

Dalam hadits Imran bin Husein radhiyallahu ‘anhu, ia berkata “ Saya mendengar Rasulullah bersabda : “Semenjak diciptakannya Adam hingga datangnya hari kiamat tidak ada fitnah lebih besar daripada (fitnah) Dajjal.” (HR. Shahih dan Muslim)

Dan salah satu cara melindungi diri dari fitnah Dajjal adalah dengan menghafal 10 ayat pertama & terakhir surah Al-Kahfi. Nabi menyuruh kita membacanya ketika berhadapan dengan Dajjal agar terhindar dari fitnahnya yang amat besar.

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang hafal sepuluh ayat pertama dari surat al-Kahfi, dia terjaga dari fitnah Dajjal.”(HR. Muslim dan Ahmad)

Pada riwayat lain, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “ Barangsiapa di antara kalian mengetahui fitnah Dajjal, maka bacalah beberapa ayat pada awal surat al- Kahfi, karena sesungguhnya itu akan melindungi kalian dari fitnahnya (Dajjal).” (HR. Muslim dan Abu Dawud)

Imam Nawawi berkata, “Sebabnya, karena pada ayat-ayat permulaan Surah Al-Kahfi terdapat keajaiban-keajaiban dan tanda-tanda kebesaran Allah, maka orang yang merenungkan tidak akan terfitnah oleh Dajjal. Demikian juga pada akhirnya, yaitu firman Allah : “Maka apakah orang-orang kafir menyangka bahwa mereka dapat mengambil hamba-hamba-Ku menjadi penolong selain Aku….” Al-Kahfi : 102.

(Syarah Muslim 6 : 93)

——

Dan membaca Surah Al-Kahfi pada hari Jum’at adalah sunnah Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam.

“Barangsiapa yang membaca surat Al Kahfi pada hari Jum’at, dia akan disinari cahaya di antara dua Jum’at.” (HR. An Nasa’i dan Baihaqi. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih sebagaimana dalam Shohihul Jami’ no. 6470)

Barangsiapa yang membaca surat Al Kahfi pada malam Jum’at, dia akan disinari cahaya antara dia dan Ka’bah.” (HR. Ad Darimi. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih sebagaimana dalam Shohihul Jami’ no. 6471)

Betapa banyak kita yang lalai dari amalan yang satu ini ketika malam Jum’at atau hari Jum’at, yaitu membaca surat Al Kahfi. Atau mungkin sebagian orang belum mengetahui amalan ini. Padahal membaca surat Al Kahfi adalah suatu yang dianjurkan (mustahab) di hari Jum’at karena pahala yang begitu besar sebagaimana berita yang dikabarkan oleh orang yang benar dan membawa ajaran yang benar yaitu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Demikian posting singkat ini. Semoga bermanfaat.

About ZulkifliMA

Check Also

KEKUATAN SEDEKAH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *