bunuh diri

KETIKA BANYAK ORANG MENGINGINKAN KEMATIAN KARENA BERATNYA DERITA HIDUP

 

لاَ تَقُوْمُ السَّاعَةُ حَتَّى يَمُرَّ الرَّجُلُ بِقَبْرِ الرَّجُلِ فَيَقُوْلُ يَا لَيْتَنِي مَكَانَهُ

Rasulullah bersabda, “Kiamat tidak terjadi sehingga seorang laki-laki berlalu di hadapan kuburan orang lain, lantas mengatakan: ‘Duhai, andaikata aku menggantikan posisinya.” (HR. Bukhari – Muslim)

Riwayat serupa juga menyebutkan:

وَالَّذِى نَفْسِى بِيَدِهِ لاَ تَذْهَبُ الدُّنْيَا حَتَّى يَمُرَّ الرَّجُلُ عَلَى الْقَبْرِ فَيَتَمَرَّغُ عَلَيْهِ وَيَقُولُ يَا لَيْتَنِى كُنْتُ مَكَانَ صَاحِبِ هَذَا الْقَبْرِ وَلَيْسَ بِهِ الدِّينُ إِلاَّ الْبَلاَءُ

“Demi Dzat yang jiwaku di tangan-Nya, tidak akan musnah (dunia ini) sehingga ada seorang laki-laki berlalu di kuburan orang lain, lantas berguling-guling di atas tanahnya dan mengatakan: ‘Duhai, andaikata aku menggantikan posisi penghuni kuburan ini!’, padahal ia sama sekali tidak memiliki agama, (itu dilakukannya) semata-mata karena cobaan.” (HR. Muslim)

Apa yang dikisahkan oleh baginda Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam merupakan gambaran tentang kondisi akhir zaman, di mana beban hidup manusia sedemikian berat. Saking beratnya kehidupan mereka, maka kebanyakan mereka memilih kematian daripada kehidupan. Inilah fenomena yang hari ini kita saksikan. Banyak orang melakukan bunuh diri dengan berbagai cara, yang itu semua disebabkan oleh himpitan ekonomi dan beratnya penderitaan hidup. Mereka lebih suka memilih kematian karena dianggap sebagai jalan keluar paling cepat untuk menyelesaikan hidupnya. Barangkali, jika kematian itu diperjualbelikan, orang-orang yang telah gelap hatinya akan membelinya untuk mengurangi beban hidup mereka.

Satu fenomena yang sangat mengerikan adalah apa  yang menimpa negeri ini. Hampir setiap hari kita dikejutkan oleh berita-berita bunuh diri oleh masyarakat di sekitar kita. Ada seorang kakek yang bunuh diri karena sakit dan tidak mampu menebus obat di apotek. Ada seorang bapak yang bunuh diri karena tidak mampu membayar hutangnya. Ada seorang Ibu yang melakukan bunuh diri missal dengan ketiga orang anaknya yang masih kecil dengan cara menyuapkan racun ke mulutnya dan juga mulut ketiga anaknya hanya lantaran suaminya kabur dan tidak memberikan nafkah kepadanya. Ada kisah seorang anak yang bunuh diri hanya lantaran tidak mampu membayar SPP, bahkan ada yang bunuh diri hanya sekedar tidak memiliki seragam sekolah lantaran takut dimarahi oleh sang guru di sekolah.

Jika demikian yang telah terjadi saat ini, maka akan datang satu masa yang lebih mengerikan, yaitu zaman saat-saat menjelang datangnya Dajjal. Zaman yang akan dipenuhi dengan peperangan, pembantaian, krisis pangan global, krisis ekonomi dan resesi global, tidak berlakunya mata uang kertas, hancurnya teknologi dan tumbangnya system kapitalisme, semua itu akan membuat manusia hanya memikirkan diri sendiri dengan melakukan cara-cara penyelamatan yang brutal. Kondisi itu akan diperparah dengan adanya bencana alam dalam bentuk banjir, gempa bumi, hujan meteor dengan skala intensitas yang sangat sering, sehingga dampak kerusakan yang ditimbulkan amatlah mengerikan. Mereka yang tidak memiliki kemampuan untuk bertahan hidup akan tersiksa, hidup penuh tekanan dan depresi.

Kelak, akan datang suatu masa di mana benar-benar manusia sudah tidak sanggup lagi untuk bertahan hidup, sehingga setiap kali melewati kubur saudaranya ia menginginkan agar dirinya yang menggantikan tempat saudaranya. Bahkan, disebutkan dalam sebuah riwayat bahwa akan datang suatu masa dimana jika kematian dijualbelikan, niscaya mereka akan memburunya. Ini bisa terjadi karena saking beratnya beban hidup yang ditanggung oleh manusia. Bahkan, saking beratnya beban hidup itu, sosok Dajjal yang selama ini identik dengan kejahatan, kerusakan, kebatilan dan kedzaliman, justru menjadi pilihan dan idaman setiap orang. Rasulullah  Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

يَأْتِيْ عَلَى النَّاسِ زَمَانٌ يَتَمَنَّوْنَ فِيْهِ الدَّجَّالَ قُلْتُ يَا رَسُوْلُ اللهِ بِأَبِي وَأُمِّي مِمَّ ذَلِكَ قَالَ مِمَّا يَلْقَوْنَ مِنَ الْعَنَاءِ وَالْعَنَاءِ

Akandatang suatu masa kepada manusia, dimana mereka mengangankan bertemu Dajjal. ” Saya bertanya: “Wahai Rasulullah, tebusanmu ayah dan ibuku, mengapa mereka melakukan demikian?”Beliau bersabda: “Karena penderitaan dan penderitaan yang mereka alami”. (HR. Thabrani).

Wallahu a’lam bish showab

About ZulkifliMA

Pria kelahiran Pariaman, 15 Nopember 1974 M yang akrab disapa dengan panggilan Ustadz Zul ini memiliki nama lengkap Zulkifli Muhammad Ali. Pemilik situs Zulkiflima.com ini menyelesaikan program pendidikan tingkat kuliahnya di Al-Azhar, Mesir, kemudian melanjutkan studynya di Tripoli, Libiya. Beliau aktif di pengkaderan generasi muda peka ilmu, guna mempersiapkan generasi mendatang yang lebih baik. Selengkapnya tengang beliau, bisa dibaca di sini.

Check Also

duhaima-660x330

Saat fitnah Duhaima’ Mendera

Saat fitnah Duhaima’ mendera, silih berganti menimbulkan pengkikisan keimanan, sungguh, seorang muslim tidak boleh jika …

0828033620x310

MAKSIAT MENGUNDANG BENCANA

Apakah ada hubungan antara bencana dengan kezhaliman? Media-media kita saat ini seringkali dihiasi oleh berita …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *