Home / Akhlak / BERSEDEKAH TANPA HARTA DENGAN AMAR MAKRUF NAHI MUNKAR

BERSEDEKAH TANPA HARTA DENGAN AMAR MAKRUF NAHI MUNKAR

Amar makruf nahi munkar ialah salah satu pondasi syari’at dan termasuk ajaran agama yang paling wajib dikerjakan. Ia adalah benteng pertahanan islam dari berbagai fitnah dan kejahatan maksiat, penjaga kaum muslimin dari bujuk rayu setan dan hawa nafsu, serta bangunan kokoh yang dengannya ikatan-ikatan islam terjalin. Ia merupakan penjaga akidah, perilaku, akhlak, serta penghilang beratnya cobaan dan keburukan.

Dalam penegakan amar makruf nahi munkar terdapat kemaslahatan umat, penjagaan nikmat, turunnya keamanan, dan terkabulnya doa. Ia dapat memalingkan tipu daya para musuh dan mengangkat derajat. Dalam amar makruf nahi munkar terkandung perbuatan baik kepada orang lain, dan akhlak. Pun berbagai perbuatan mulia akan tumbuh, serta berbagai kemungkaran dan perbuatan buruk akan sirna.

Orang yang paling tinggi derajat dan kemuliaannya ialah orang yang telah memperbaiki dirinya sendiri, lalu berusaha memperbaiki dan berbuat baik terhadap orang lain. Sifat seperti ini juga merupakan salah satu sifat khusus dari sifat-sifat Nabi kita, Muhammad Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam, Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman :

“…Ia (Nabi Muhammad) yang menyuruh mereka mengerjakan yang makruf dan melarang mereka dari mengerjakan yang munkar…” (QS. Al-A’raf : 157)

Sifat ini telah menjadikan generasi tersebut sebagai setitik putih pada kening umat dan mahkota di tengah-tengah mereka. Allah Ta’ala telah memberikan pujian bagi kaum mukminin dan mukminat yang menegakkan ibadah amar makruf nahi munkar tersebut, sebagaimana firman-Nya :

Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang makruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan mereka ta`at kepada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. At-Taubah : 71)

Sementara itu, meninggalkan amar makruf nahi munkar merupakan salah satu sifat paling tampak dari orang-orang munafik. Allah berfirman :

“Orang-orang munafik laki-laki dan perempuan. sebagian dengan sebagian yang lain adalah sama, mereka menyuruh membuat yang Munkar dan melarang berbuat yang ma’ruf dan mereka menggenggamkan tangannya. mereka telah lupa kepada Alloh, Maka Alloh melupakan mereka. Sesungguhnya orang-orang munafik itu adalah orang-orang yang fasik.  Alloh mengancam orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan orang-orang kafir dengan neraka Jahannam, mereka kekal di dalamnya. cukuplah neraka itu bagi mereka, dan Allah mela’nati mereka, dan bagi mereka azab yang kekal”. (At Taubah : 67-68)

Orang yang menegakkan amar makruf nahi munkar ialah orang yang bersedekah tanpa harta. Nabi Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda :

“Menyuruh berbuat baik dan mencegah kemunkaran adalah sedekah.” (HR. Muslim)

Selain itu, amar makruf nahi munkar adalah ibadah agung yang ditegakkan oleh seorang hamba untuk menghapuskan dosa-dosa serta kesalahan-kesalahannya. Nabi Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda :

“Terujinya seseorang (hingga ia lalai) dalam keluarganya, hartanya, jiwanya, anak-anaknya, tetangganya, dapat dihapuskan oleh puasa, shalat, sedekah, dan amar makruf nahi munkar.” (HR. Bukhari)

About ZulkifliMA

Check Also

QURBAN BERSAMA PENGHAFAL QUR’AN

?MARI BERQURBAN? Bersama Para Penghafal dan Pejuang Qur’an ? ? Dari Abu Hurairah, Rasulullah Shalallahu’alaihi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *